M920Vdlq3Dcbzl7ZsskfMt7MAGCBkcGVLICBNwNF

Cari Blog Ini

4+ Cara Memaster Lovebird untuk Hasil Maksimal 2021

Cara Memaster Lovebird - Kegiatan memaster burung biasanya bertujuan untuk memperpanjangkan durasi kicauan. Namun, berbeda halnya dengan cara memaster lovebird yang bertujuan agar irama lovebird lebih bervariasi dan nafasnya lebih teratur, sehingga menghasilkan cengkok kicauan yang pas.

 

Daftar Cara Memaster Lovebird untuk Hasil Maksimal

cara memaster lovebird untuk hasil maksimal


1. Kondisi Lingkungan Sekitar

Kondisi lingkungan sekitar untuk pemasteran burung lovebird dipengaruhi oleh beberapa aspek, seperti lokasi sangkar, pemilihan materi suara masteran, hingga waktu pemasteran. Bagaimana kondisi yang dibutuhkan dari 3 aspek tersebut?

· Lokasi Sangkar

Kondisi lingkungan saat memelihara burung lovebird harus Anda perhatikan dengan seksama. Anda harus meletakkan sangkar di tempat yang bersih dan terjaga keamanannya. Namun, jika hendak melakukan pemasteran, sebaiknya letakkan saja di gantangan.

 

Sangkar yang digantang bersamaan dengan lovebird lainnya, akan memancing burung peliharaan Anda lebih aktif untuk berkicau. Jenis lovebird paud (anakan lovebird) bisa disandingkan dengan lovebird dewasa, agar suara kicauan terbentuk dengan baik.

 

Namun, penempatan antara lovebird paud dan dewasa harus berjauhan. Karena jika tidak diimbangi dengan lovebird dewasa lainnya, akan menurunkan kualitas kicauan lovebird dewasa yang pertama.

 

Lovebird usia muda biasanya membutuhkan suasana sekitar sangkar yang tenang, sehingga Anda perlu menutup sangkar dengan kain di semua sisi. Jika sudah beranjak dewasa, lovebird tetap bisa berkicau sesuai khasnya meskipun berada di tempat yang ramai.

 

· Pemilihan Materi Suara Masteran

Selain kondisi fisik dari sangkar burung sendiri, perlu juga memilih materi masteran burung yang sesuai dengan lovebird Anda. Pada umumnya, lovebird jantan yang memiliki tipe suara panjang harus dimaster dengan lovebird jantan juga yang suaranya kasar.

 

Sedangkan untuk lovebird betina dengan ciri khas suara lebih halus bisa dimaster dengan jenis burung tengkek buto. Jenis burung ini memiliki suara yang pelan, sehingga dapat memancing lovebird betina agar mendekati jenis suara minor/ agak serak.

 

Jika Anda menginginkan hasil kicauan berdurasi panjang dan keras, bisa memilih jenis burung dengan suara walang kecek. Materi suara ini mampu menguatkan mental lovebird untuk terus menampilkan suaranya. Selain itu, imbangi pula dengan burung kenari yang suaranya panjang.

 

Selain menggunakan materi suara langsung dari burung hidup, Anda bisa juga memakai media MP3 atau MP4. Adanya media suara akan lebih efektif dan memudahkan Anda yang terlalu sibuk bekerja, tetapi ingin terus menjalankan hobi memelihara burung lovebird.

 

Pemutaran suara lewat MP3 atau MP4 bisa secara online maupun offline. Adapun mekanismenya adalah:

Secara Online

Anda bisa menggunakan banyak media gambar dan suara yang terkoneksi dengan jaringan internet. Aplikasi yang paling gampang adalah Youtube. Anda bisa memilih jenis masteran burung apa saja dengan durasi panjang atau pendek.

 

Penggunaan media online memang lebih beragam, tetapi Anda diharuskan memakai WiFi atau kuota data yang berbayar. Jika hal ini dilakukan terus-menerus setiap hari, tidak menutup kemungkinan biaya kuota bulanan akan membengkak.

 

Secara Offline

Cara ampuh lainnya untuk memaksimalkan media MP3 dan MP4 adalah mode offline. Caranya cukup mengunduh suara atau video masteran burung yang dibutuhkan dan disimpan di kaset, smartphone, hingga flashdisk.

 

Jika disimpan pada kaset, Anda bisa memutarnya di tape recorder atau DVD. Sedangkan untuk memori internal smartphone cukup membutuhkan baterai yang full saat memutar suara. Penggunaan flashdisk bisa digunakan pada smartphone, tablet, hingga DVD juga.

 

· Waktu Pemasteran

Melakukan pemasteran terhadap burung lovebird akan mendapatkan hasil maksimal jika memasuki masa-masa mabung. Cara memaster burung lovebird yang satu ini dianggap sangat ampuh. Sebab, masa mabung adalah bergantinya bulu yang lama menjadi baru.

 

Lovebird yang sedang mabung juga sekaligus memasuki masa peningkatan metabolisme, sehingga akan sangat mudah menerima suara masteran burung lain. Anda bisa memaster lovebird di masa ini dengan durasi maksimal hingga 6 atau 7 jam sehari.

 

Untuk kebutuhan pemasteran sehari-hari di luar masa mabung, sebaiknya dilakukan selama 2 jam di tahap awal dan dilanjutkan 4 jam sehari. Pemilihan waktunya bebas antara pagi, siang, atau sore.

 

Selain itu, pemasteran juga lebih efektif jika kondisi tubuh burung lovebird dalam keadaan bersih dan sehat. Setelah proses pemandian, Anda bisa memulai pemasteran sembari menjemur lovebird di bawah sinar matahari.

 

2. Asupan Makanan yang Seimbang

Hal penting yang sering dilupakan oleh sebagian besar pecinta burung adalah memberikan asupan makanan sesuai kebutuhannya. Anda bisa memberikan berbagai jenis buah-buahan atau irisan sayuran untuk lovebird.

 

Di samping itu, perlu tambahan multivitamin kemasan yang dijual bebas di toko pakan burung. Pilihlah jenis vitamin yang sesuai dengan dosis yang benar. Ada juga yang memberikan tambahan kroto segar, karena bisa memaksimalkan suara kicauan menjadi lebih lantang.

 

3. Jenis Kelamin

Salah satu tujuan pemasteran lovebird adalah menghasilkan burung yang tidak mudah terpengaruh ketika birahi meningkat. Jika lovebird betina Anda dimaster dengan lovebird jantan, akan muncul kemungkinan birahi dari betina meningkat hingga mengganggu proses pemasteran.

 

Maka, Anda perlu memastikan proses pemasteran digolongkan berdasarkan jenis kelamin lovebird. Artinya lovebird jantan dengan jantan dan lovebird betina dengan betina. Jika terpaksa hanya ada jantan dan betina, Anda cukup menambahkan 1 atau 2 betina lovebird.

 

4. Tipe Suara

Lovebird ternyata memiliki tipe suara yang berbeda-beda. Tipe suara ini akan menjadi pertimbangan bagi Anda dalam memilih jenis materi masteran hingga cara penanganannya. Terdapat 4 tipe jenis suara yang dihasilkan burung lovebird, yakni:

· Speed Cepat

Tipe speed cepat artinya hasil kicauan dar lovebird memiliki durasi yang tidak panjang, tetapi temponya cukup cepat. Biasanya jenis suara ini dimiliki oleh lovebird fighter. Tipe suara speed cepat juga membuat si burung lebih cepat lelah dan bernafas pendek.

· Speed Lambat

Jenis speed lambat lebih banyak dimiliki oleh jenis lovebird suara agak serak (minor). Tempo kicauan lebih lamban, tetapi durasinya cukup panjang dan lama. Nafas dari tipe speed lambat juga lebih panjang.

· Volume Keras

Tipe ketiga dari suara kicauan burung lovebird adalah bervolume keras. Burung dengan tipe ini akan lebih mudah capek karena membutuhkan banyak stamina. Durasi kicauan lebih pendek dan nafasnya mudah terengah-engah.

· Volume Pelan

Kicauan burung lovebird yang berkualitas tidak hanya sekedar keras dan panjang. Justru ketika memiliki tipe volume pelan, artinya burung tersebut sangat pintar dalam mengolah suara. Tidak perlu membuang banyak tenaga, suara yang dihasilkan jauh lebih jelas, unik dan berkarakter.

Cara mengklasifikasikan tipe suara burung lovebird yang Anda miliki adalah menghitung kicauan (kekean) setiap detiknya. Lakukan perekaman antara lovebird jenis fighter dan minor sebagai pembanding.

 

Sedangkan untuk menentukan tipe suara pelan atau keras dapat dilihat dari proses gantang saat perlombaan. Usahakan sangkar digantang di area tengah.  Suara burung yang terdengar hingga pinggir menandakan tipe suara keras, jika tidak terdengar berarti tipe suara pelan.

 

Langkah atau cara memaster lovebird harus dilakukan dengan teliti dan teratur. Sebab, pada dasarnya lovebird termasuk burung yang sering ‘ngoceh dan gacor’. Maka, untuk menghasilkan kicauan yang bagus dan berkualitas, diperlukan pemasteran yang tepat. 

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar