M920Vdlq3Dcbzl7ZsskfMt7MAGCBkcGVLICBNwNF

Cari Blog Ini

9+ Cara Memaster Cucak Ijo Paling Gacor 2021

Cara Memaster Cucak Ijo - Cucak ijo memiliki ciri khas tubuh mungil, berbulu hijau muda atau tua dengan paruh hitam agak panjang. Jenis burung ini menghasilkan suara merdu dan unik. Jika ingin mengikutkannya dalam kompetisi, maka harus dimaster terlebih dahulu. Ada beberapa cara memaster cucak ijo. Apa sajakah itu?

 

Cara Memaster Cucak Ijo agar Layak Berkompetisi


cara memaster cucak ijo

1. Memilih Sumber Masteran dari Berbagai Jenis Burung

Menentukan sumber masteran tidak boleh dilakukan secara asal karena bisa berdampak besar pada hasil kicauan. Khusus burung cucak ijo, bisa menggunakan beberapa jenis burung selama pemasteran. Jenis-jenis burung yang disarankan untuk cucak ijo antara lain:

· Burung gelatik batu

· Burung siskin

· Burung prenjak

· Burung gereja

· Burung ciblek

· Burung cililin

· Burung kapas tembak

· Burung pelatuk

· Burung lovebird

· Burung tengkek

· Burung cucak jenggot

 

Semua jenis burung di atas dianggap cocok sebagai sumber masteran karena memiliki karakter suara yang hampir sama dengan cucak ijo. Burung cucak ijo cenderung berkicau dengan variasi kecepatan, intonasi yang panjang, bertipe ngetrok, dan lantang.

 

2. Sumber Pemasteran dari Media/Alat Canggih

Selain bersumber dari kicauan burung asli, Anda bisa menggunakan alternatif lain selama menjalankan proses pemasteran. Cukup gunakan alat-alat canggih dan kekinian yang ada saat ini yakni smartphone dan internet.

 

Koneksi internet yang luas menjangkau segala macam informasi, termasuk audio atau suara rekaman burung untuk sumber masteran. Anda bisa memperdengarkan suara ini secara online maupun offline. Jika secara online, Anda bisa menggunakan aplikasi Youtube dan memilih mode ‘putar terus’.

 

Mendengarkan kicauan secara online membutuhkan kuota yang banyak, apalagi durasinya pasti lebih dari setengah jam. Untuk mengatasi hal tersebut, Anda lebih baik menggunakan mode offline. Caranya cukup mendownload semua kicauan burung yang diperlukan dan disimpan di flashdisk.

 

Selain mendengarkan lewat smartphone, Anda bisa juga memakai media laptop, tablet, hingga televisi. Jika masih memiliki kaset sumber masteran burung yang berbentuk kotak, Anda bisa menggunakan tape recorder.

 

3. Pemasteran di Usia Tepat

Cucak ijo termasuk jenis burung yang memiliki kecerdasan tinggi. Daya ingat dari burung ini sangat kuat, sehingga akan lebih mudah untuk dimaster. Agar hasilnya maksimal, Anda harus melakukan pemasteran di usia yang tepat.

 

Semakin dini usia burung, semakin besar pula pencapaian ekspektasi yang Anda inginkan dalam proses pemasteran. Burung cucak ijo sebaiknya mulai dimaster ketika memasuki usia 1 bulan. Secara otomatis, audio sensori pada otaknya masih kosong.

 

Kondisi ini akan memungkinan memori penyimpanan akan terisi lebih banyak, sehingga burung cucak ijo lebih cepat menghafalkan suara dan menyimpannya secara permanen. Usia keemasan dari cucak ijo berakhir pada umur 2 bulan .

 

Bagaimana jika lebih dari usia tersebut? Proses pemasteran masih bisa dilakukan, tetapi hasilnya tidak akan maksimal. Anda juga perlu menambah kesabaran karena usia cucak ijo yang semakin tua akan mempersulit penangkapan suara masteran yang baru.

 

4. Jadwal Pemasteran yang Bervariasi

Masuk dalam kategori burung yang cerdas tidak membuat burung cucak ijo hanya berlatih dengan waktu sedikit. Cucak ijo tetap membutuhkan fokus yang penuh dalam menangkap suara ketika proses pemasteran. Hal ini karena aktivitas di malam hari hanya berdiam diri.

 

Waktu yang hening dan tenang ini bisa digunakan sebagai jadwal efektif untuk pemasteran. Anda bisa memulai dari pukul 9 malam hingga 6 pagi. Selain di malam hari, perlu dilakukan pemasteran di siang hari juga agar mental cucak ijo lebih kuat.

 

Jika dilakukan proses pemasteran di siang hari, pastikan untuk melakukannya setelah cucak ijo mandi dan dijemur pada lokasi yang tenang juga nyaman. Durasi pemasteran di siang hari tidak perlu terlalu lama.

 

5. Durasi Pemasteran Cucak Ijo

Sebenarnya berapakah durasi yang paling tepat untuk pemasteran cucak ijo? Sama halnya dengan jenis burung lain yang sedang dimaster, cucak ijo di tahap awal cukup membutuhkan durasi pemasteran selama 2 jam saja.

 

Setelah 3 hari berjalan secara konsisten, Anda ubah durasinya menjadi 4 jam setiap hari. Selanjutnya ditingkatkan lagi menjadi 6 jam dan seterusnya. Ketika sudah terbiasa, proses pemasteran setidaknya membutuhkan durasi minimal 4 jam per hari.

 

Durasi yang sudah ditentukan ini bisa Anda gunakan sekaligus atau dibagi menjadi beberapa sesi. Jika lebih dari 6 jam, sebaiknya buatlah dalam 3 sesi agar burung cucak ijo tidak merasa jenuh dan bisa berakibat pada ‘mogok’ berkicau.

 

6. Penggunaan Teknik Pengulangan Suara

Keberhasilan memaster cucak ijo juga ditentukan dari adanya teknik pengulangan suara. Teknik yang dimaksud adalah semakin sering burung cucak ijo mendengarkan suara yang sama, maka kemungkinan besar peniruan suara bisa dilakukan dengan mudah.

 

Semakin sering suara diulang, memori yang tersimpan pada sensori otaknya lebih terjaga. Cara ini bisa Anda terapkan dengan memutarkan suara yang sama setiap hari selama 3 hingga 1 minggu. Setelah itu, ganti dengan suara masteran yang berbeda dan lakukan teknik pengulangan lagi.

 

7. Terapi Pemasteran Cucak Ijo

Terapi yang sering digunakan pada proses pemasteran burung adalah terapi air mengalir. Terapi ini juga berlaku bagi cucak ijo. Mengapa? Pada dasarnya semua jenis burung akan merasa tenang jika mendengar gemericik aliran air karena suasananya seperti di habitat asli.

 

Cara untuk menciptakan terapi air mengalir sangatlah mudah. Anda bisa meletakkan sangkar burung cucak ijo di dekat kolam dengan air mancur, kamar mandi, dan tempat wudhu. Ketika ada air mengalir, secara otomatis cucak ijo lebih tenang dan berkonsentrasi penuh untuk pemasteran.  

 

8. Kondisi Burung dan Lingkungan Sekitar

Burung cucak ijo yang dimaster harus dalam kondisi sehat dan bersemangat. Jika cucak ijo ada gangguan kesehatan, proses pemasteran tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya dan hasilnya pun akan sia-sia.

 

Selain kondisi kesehatan dan mental dari cucak ijo, Anda perlu melihat area sekitar pemasteran. Langkah pertama adalah memastikan kondisi sangkar dalam keadaan bersih. Langkah kedua yakni suasana sekitar harus tenang dan jauh dari keramaian.

 

Jika berada di tempat latihan atau digantang, maka berikan jarak yang cukup minimal 2 meter. Jarak terjauhnya bisa mencapai 4 meter. Jarak yang terlalu dekat justru membuat antar burung menjadi lebih stress dan tidak bisa dimaster.

 

9. Asupan Makanan dan Multivitamin

Cara paling akhir dan sering dilupakan pemilik cucak ijo adalah pemenuhan asupan makanan dan tambahan multivitamin. Asupan makanan pokok harus terpenuhi setiap harinya. Gunakan kroto segar, jangkrik, dan ulat sebagai makanan utama.

 

Selanjutnya berikan tambahan multivitamin sesuai dosis yang dianjurkan. Multivitamin bisa berupa suplemen padat atau cair. Fungsi dari multivitamin akan menambah stamina cucak ijo dan menghasilkan suara lebih jernih.

 

Diperlukan cara memaster cucak ijo dengan tepat agar burung peliharaan Anda tersebut layak di ajang kompetisi dan meraih prestasi. Semua cara di atas bisa Anda lakukan dengan niat dan tekad serta harus bersabar untuk mendapatkan hasil optimal.

 

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar