M920Vdlq3Dcbzl7ZsskfMt7MAGCBkcGVLICBNwNF

Cari Blog Ini

9+ Cara Memaster Burung Kacer Paling TOP 2021

Cara Memaster Burung Kacer - Kacer adalah satu burung kicau yang memiliki banyak keistimewaan dari suara, karakter, dan gerakannya. Tidak heran jika harganya sangat mahal. Tapi kacer yang berharga jutaan rupiah ini tentu sudah dilatih sebelumnya, dengan cara memaster burung kacer menggunakan metode tertentu.

Cara Memaster Burung Kacer


cara memaster burung kacer

Secara umum, cara memaster burung kacer  sama dengan memaster burung kicau lainnya. Hal yang membedakannya biasanya disebabkan karena karakter kacer serta tipe suara yang dimilikinya. Berikut adalah beberapa cara memaster yang tepat pada burung kacer:

1. Mandikan dan Segarkan Badannya Sebelum Dimaster

Proses pemasteran akan berjalan efektif jika kondisi burung kacer sedang dalam keadaan segar. Oleh karenanya, burung kacer yang akan dimaster harus dimandikan secara rutin. Waktu mandi yang tepat pada burung ini adalah mulai jam 8 sampai 9 pagi, serta mulai jam 5 sore.

Setelah mandi, tubuh kacer masih harus diangin-anginkan agar segar dan bebas jamur. Kondisi yang segar ini akan mempermudah kacer merekam masteran yang diberikan. Bila perlu, dekatkan waktu makan dengan mandi kacer agar kondisinya sudah kenyang saat dimaster sore atau malam hari.

2. Posisikan Kandang di Tempat yang Aman dan Sepi

Semakin sepi lokasi pemasteran burung, maka semakin mudah kacer merekam suara yang diputarkan. Kalau lingkungan Anda kebetulan bising, berikan ruangan khusus untuk memelihara dan memasteri burung kacer.

Selain sepi, pastikan juga lokasi aman dari gangguan yang membuat burung merasa terancam. Misalnya gangguan dari hewan lain, ataupun posisi gantungan burung yang kurang tepat dan mudah bergoyang.

3. Lakukan Pemasteran pada Waktu yang Efektif

Waktu yang paling efektif dalam memasteri burung kacer adalah ketika masa mabung. Saat itu, kacer akan lebih banyak diam karena kesakitan dan memilih mendengar suara di sekitarnya.

Tapi jika kelamaan menunggu masa mabung, pemasateran juga efektif dilakukan setiap hari, tepatnya ketika memasuki masa istirahat di malam hari hingga subuh.

4. Amati Karakter Burung Kacer agar Siap Menerima Masteran

Sebagai pemelihara burung yang baik, jangan memaksakan kehendak untuk memasteri kacer yang dimiliki. Perhatikan juga karakter kacer agar benar-benar siap dimaster. Pada beberapa jenis kacer, ada yang karakternya moody sehingga pemasteran harus menunggu mood nya kembali.

Sebagai pemilik burung, tentu penyebab mood yang buruk itu bisa dipelajari. Misalnya karena memberi makanan yang tidak disukai kacer, ataupun memandikan di saat kacer tidak ingin dimandikan.

Perbaiki dahulu moodnya dengan sesuatu yang disukainya, baik berupa makanan ataupun lingkungan yang disukai. Setelah semangat lagi, barulah kacer siap di masteri.

5. Pilih Burung dan Hewan Lain yang Tepat untuk Memaster Kacer

Suara masteran yang paling tepat untuk karakter suara burung kacer adalah yang memiliki kicauan cepat serta tidak memiliki jeda. Suara-suara ini lebih mudah ditirukan kacer sehingga alunannya merdu.

Berikut adalah beberapa jenis suara burung dan hewan lain yang bisa dijadikan masteran untuk burung kacer. Anda bisa memilihnya secara bertahap untuk dimaster secara bertahap pada burung kacer yang dimiliki.

· Burung cililin

· Cucak rowo

· Burung jalak suren

· Lovebird

· Kolibri

· Prenjak

· Cucak jenggot

· Jangkrik dan belalang

6. Pilih Metode Pemasteran Sesuai Kondisi

Walaupun ada dua pilihan metode dalam memasteri burung kacer, namun tetap tidak boleh memilihnya sembarangan. Sesuaikan juga kondisi dengan kesesuaian metode yang digunakan.

Apabila memiliki tempat pemasteran khusus yang cukup luas dan hening, lebih baik menggunakan metode alami dengan menggunakan pemasteran dari burung aslinya. Tetapi kalau area terbatas, peletakan burung pemasteran lain yang terlalu berdekatan dengan kandang justru tidak efektif.

Dengan kondisi area yang terbatas, lebih baik menggunakan metode buatan dari mp3. Cara ini lebih praktis dan tidak perlu area yang luas untuk memelihara banyak burung kicau. Cukup beli mp3 atau CD yang berisi masteran burung sesuai tipe suara kacer.

Perdengarkan dengan jarak yang agak jauh, agar tidak merusak mental burung atau justru membuatnya beradu dengan suara buatan tersebut.

7. Jangan Dimaster dengan Burung Sejenis

Sama dengan ikan cupang yang diadu dengan cermin, mereka akan sekuat tenaga melawan dirinya sendiri hingga mati. Demikian juga dengan pemasteran burung kacer dengan burung aduan sejenis lainnya.

Suara yang didengarkan bukannya ditiru, namun akan dijawab dengan kicauan juga yang membuat kacer saling beradu dengan mp3 yang diputar.

8. Agar Suaranya Lantang Masteri dengan Burung Kolibri

Apabila menginginkan isian kacer yang lantang dan lebih ngotot, masteran yang paling tepat digunakan adalah burung kolibri. Cara memaster burung kacer dengan kolibri ini sangat efektif membangkitkan suaranya agar lebih bertenaga.

Kicauan kolibri yang lantang dan jernih akan ditirukan kacer, sehingga kualitas suaranya juga menjadi lebih ngotot.

9. Sesuaikan Lamanya Proses Pemasteran

Lamanya proses pemasteran sebenarnya sangat kondisional. Tetapi durasi pemasteran yang terlalu cepat akan membuat burung kacer kesulitan mempelajari dan menghafal nada baru. Sebaiknya durasi yang paling sedikit dalam pemasteran burung kacer adalah 1 jam.

Walaupun ada sebagian yang memasteri burung kacer sejak malam hingga pagi, tapi cara ini juga belum tentu efektif. Pemasteran yang terlampau lama akan membuat burung kacer bosan dan bisa mengenali suara buatan dari CD.

Setidaknya lakukan pemasteran paling lama 2 hingga 5 jam saja. Kalaupun ingin melakukannya sepanjang malam, gunakan volume yang kecil agar tidak terdengar seperti suara buatan dan tidak mengganggu istirahat kacer.

Faktor Penyebab Kegagalan Pemasteran Pada Burung Kacer

Meskipun terlihat mudah, faktanya banyak sekali pemula yang mengalami kegagalan dalam memasteri kacer peliharaannya. Beberapa faktor terbesar yang menjadi penyebab kegagalan tersebut adalah:

1. Pemasteran Dilakukan Siang Hari

Faktor pertama yang seringkali menyebabkan kegagalan pada pemasteran burung kacer adalah karena dilakukan siang hari. Memang beberapa burung bisa dimaster saat masa istirahatnya di siang hari sekitar pukul 12. Namun, tidak untuk burung kacer yang identik jauh lebih aktif.

Meskipun memasuki jam 12, kacer biasanya masih aktif bergerak dan berkicau. Kondisi ini tentu tidak efektif jika digunakan untuk memasteri burung kacer.

2. Pemasteran Dilakukan dengan Suara Burung Sejenis

Sama dengan murai batu, burung kacer juga tergolong burung aduan yang cukup agresif. Oleh karenanya, pemasteran dengan sesama burung kacer atau burung aduan lainnya justru akan mengalami kegagalan.

Kacer yang mendengar masteran burung aduan akan merasa terancam dan melakukan perlawanan. Tentu perlawanan terhadap mp3 tidak akan dimenangkan oleh burung kacer asli, sehingga mengalami kelelahan. Akibat buruknya, mental kacer bisa jatuh dan mengalami macet bunyi.

3. Tempat yang Berisik

Sebagian pemelihara kacer merasa sudah menempatkan kandang burungnya di area yang sepi dan bebas suara bising. Namun, mereka tidak menyadari bahwa suara manusia dan anak kecil juga termasuk gangguan yang mempersulit kacer  untuk fokus dalam mendengarkan masteran.

Kegagalan karena faktor ini bisa diatasi dengan memposisikan kandang jauh dari segala keramaian. Tidak hanya keramaian suara kendaraan dan hewan lainnya, tapi juga suara orang yang menghuni rumah.

4. Pemutaran Mp3 yang Kualitasnya Rendah

Pemula yang masih dalam tahap coba-coba sering gagal dalam melakukan pemasteran, karena menggunakan MP3 murahan yang diperoleh secara gratis. Tentu saja kualitas yang buruk ini akan ditirukan kacer, sehingga isian yang dikeluarkan juga buruk kualitasnya.

Meskipun pemasteran berhasil, tapi isian yang dikeluarkan akan mengalami kegagalan karena suara kicauan kacer justru lebih buruk dan iramanya tidak jelas.

Cara memaster burung kacer di atas hampir diterapkan oleh seluruh penggemar burung yang sudah berpengalaman. Kalaupun ada beberapa perbedaan pada tahapannya, biasanya disebabkan karena perbedaan karakter kacer yang dimiliki setiap orang. 

Related Posts

Related Posts

Posting Komentar